Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

KESAN DARI SEBUAH TANTANGAN

Mencoba sesuatu hal yang baru, merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi diri saya. Terlebih hal baru itu mengatas namakan sebagai TANTANGAN. Ya, Writing Challenge 30 Days selama Ramadhan. Adalah program yang menantang para pesertanya untuk menulis setiap apa yang terpikir dan terlintas di kepala, mendeskripsikan semua yang dilihat oleh mata, dan menorehkan semua yang didengar oleh telinga. Jelas saya merasa tertantang. Betapa, sebelumnya saya tidak pernah melakukan program kebaikan seperti ini. Tentu masih ada perasaan ragu untuk memutuskan mengikuti jalannya vhallenge ini. Namun saya teringat sebuah tulisan, bahwa perbedaan diantara orang yang kalah dan orang yang menang salah satunya adalah sebesar apa kemauan dirinya mencoba hal-hal baru, dan sejauh mana ketangguhannya dalam menghadapi tantangannya. Kalimat itu rupanya telah benar-benar menginspirasi saya untuk memutuskan menjadi pemenang dengan mengambil tekad untuk mencoba hal yang baru dan siap menerima tantangan sebagai kons...

MATANGNYA...IMAN PARA SAHABAT

Assalamu alaikum sahabat.... Pernah dengar kisah para sahabat yang tangguh dalam keimanannya? keutamaan yang mereka dalam mengamalkan perintah-Nya, mewujudkan citra Islam dalam dirinya? terasa jelas perbedaan mereka dengan umat lainnya karena mereka berhasil mengimplementasikan keimanan mereka dalam bentuk amal shaleh dan akhlaqul karimah. Ya, benar, Akhlaqul karimah tidak sama halnya dengan hanya sekedar akhlak yang baik. Akhlaqul karimah (Akhlak yang mulia) terbentuk lantaran kebiasaan amal shaleh yang terus dilakukan sehingga membentuk satu kebiasaan. Dan amal shaleh sangat berbeda dengan perbuatan baik lainnya yang hanya dipandang baik dari segi etika manusia saja. Amal shaleh merupakan bentuk dari amal atau perbuatan manusia yang berlandaskan dalil-dalil yang ada dalam aturan agama Islam. Makanya, keberadaan keduanya, yakni amal baik dan amal shaleh sangatlah berbeda. Beda dari pengertiannya, beda sebab keberadaannya, dan beda pula akibat yang ditimbulkannya. Amal baik belum t...

SETELAH KEPERGIAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan hampir berakhir. Dua hari lagi setelah hari ini, akan tiba 1 syawal. Idul fithri yang ditunggu pun tiba. Senang rasanya bercampur sedih. Ya, senang, karena datangnya hari kemenangan. sedih, karena dengan hadirnya idul fithri berarti kita telah meninggalkan bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. "Kita memang akan segera meninggalkan bulan Ramadhan. Tapi kita tidak akan kehilangan sepenuhnya dari keutamaan bulan itu". kata seorang teman. " Lho kok bisa?" kataku penasaran. beliau melanjutkan, "Hanya jika kita terus mendawamkan berbagai amalan baik yang kita lakukan selama bulan Ramadhan. Kita menjadikan bulan Ramadhan ini sebagai alat ukur meningkat atau tidaknya amalan baik kita pada bulan-bulan berikutnya, selain bulan Ramadhan. Maka, kita telah mendapatkan keutamaan dawamnya amalan yang di dapat selama ramadhan sebagai latihannya." "Dengan demikian, semoga iman kita akan tetap berada diatas. Dan tetap kokoh". Memang apa sesung...

TANGIS DINA DI HARI LEBARAN

Hari raya idul fithri yang dinanti, sebentar lagi. senyuman yang mengembang dari anak-anak dilingkungan rumah mulai nampak. Terasa menggembirakan obrolan ringan mereka terdengar, " eh, Nita lebaran sebentar lagi lho. Kamu udah punya baju baru belum?" tanya Nadia "Aku, udah dong kemarin ibu membeli dua stel buatku. sama sendal barunya juga gak ketinggalan. Ibu langsung beli, soalnya kalau beli pas deket hari lebarannya toko-toko di pasar penuh kata ibu. jadi sekalian beli deh. Kalau kamu gimana ca?" Nita meneruskan rantai pertanyaĆ n ke teman yang duduk di sebelahnya, Icha. "Oh, kalau aku sendalnya yang dua, baju cukup satu aja karena masih banyak yang bagus di lemariku". Terus kalian suka dapet berapa banyak uang kalau hari lebaran?" Icha balik bertanya pada kedua temannya, Nadia dan Nita. "Aku mah banyak kadang sampai ga kehitung. gak tau lah cara ngitungnya biar mama aku aja yang hitungin. Hehehe..." jawab Nadia cengengesan. Seperti Nadia, ...