UNDANGAN DARI SANG KHALIQ

Rasa senang yang muncul apabila diundang saudara atau teman yang memperkenankan kita untuk hadir dalam acara dan tempat yang menurutnya di sana ada moment spesial bagi dirinya.
tentu kita merasa terhormat bila kita termasuk ke dalam daftar orang-orang yang berhak untuk menghadirinya. Sungguh spesial rasanya. keberadaan kita di akui. karenanya, walau pun jarak yang dituju cukup jauh, kita berani menempuhnya. Andai kata tugas kita sangat padat, kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menyempatkan diri memenuhi undangannya.

Lalu, bagaimana jika undangan tersebut datang dari Penguasa Alam semesta? Sang Khaliq yang menjadi Raja bagi semua??? Tentu kita akan terpesona menyambut undangan dari-Nya. Dengan menghadiri undangan-Nya, berarti kita dijamin akan jamuan-Nya. hidangan telah tersedia untuk kita nikmati, ucapan selamat datang menyambut kehadiran kita dengan suka cita.

Siapakah mereka yang sangat spesial untuk mendapatkan kegembiraan itu??. Firman Allah swt. menyebutnya:
" Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya. Maka masuklah kedalam golongan hamba-hamba-Ku. Dan masuklah ke dalam Surga-Ku. (QS. al-Fajr : 27-30).

Merekalah orang-orang yang beruntung, Mereka diistimewakan.kehadirannya ditunggu-tunggu. Mereka telah diistimewakan. Di mana tak semua orang mendapatkan undangan dari-Nya. Sebuah kekhususan bagi mereka yang terpilih menerimanya. Mereka, orang yang memiliki jiwa yang tenang. Asbab Nuzul menyebutkan dari ayat 27  tersebut, Orang yang berjiwa tenang adalah: "Buraidah ra menerangkan, bahwa ayat ini ditujukan kepada Hamzah ra.  yang gugur sebagai syahid di Perang Uhud". (HR. Ibnu Abi Hatim. Lihat Ibnu Katsir: 6/312).

Pantaslah keistimewaan itu beliau dapatkan. Lantaran kekuatan iman telah menjadikan dirinya teguh dalam membela agama-Nya hinhga berani mengorbankan jiwanya.
Maka terjaminlah keselamatan dan kebahagiaannya. Segala yang ada di dalamnya (surga) berhak ia nikmati. Allah swt. telah meridhainya.

Dan dibalik segala keterbatasan kita, semoga kita, dengan rahmat-Nya, dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang layak dan pantas menjadi penghuni surga-Nya, sebagaimana Hamzah ra. dan para sahabat lainnya.

Dan segala apa yang kita usahakan selama di dunia, dicatat sebagai tanaman yang akan berbuah manis kelak di akhirat nanti dan semoga do'a-do'a yang senantiasa kita panjatkan, menjadi jalan untuk mendapatkan ridha-Nya. Aamiiin

Note : Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan.

Salam Ukhuwah
Amih Shila
Bandung, 24 Mei 2019

#Day(18)
#OneDayOnePost30HRDC
#WritingChallenge30HRDC
#30HariRamadhanDalamCerita
#bianglalahijrah



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESEDERHANAAN KHALIFAH UMAR

PEMBATAL PUASA:MITOS/FAKTA??

PUASA=UJIAN KEIMANAN